Kamis, 28 April 2016

ASEAN WOMEN WRITERS ASSOCIATION -AWWA- telah me-launching-kan buku "Rahim Puisi Perempuan Penyair Lima Negara". Buku tersebut di tulis oleh 22 Perempuan Pernyair dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam. Berikut 22 nama penyair perempuan yang termasuk dalam Rahim Puisi:
1. Anie Din
2. Elis Tating Bardiah
3. Emi Suy Hariyanto
4. Enung Nurhayati Elang Munsyi
5. Faridah Taib
6. Farra Ebtiwiningsih / Farra Yanuar
7. Heni Hendrayani Sudarsana
8. Ifa CM
9. Kartini F. Astuti
10. Ken Atik
11. Meitha Kh
12. Nella S Wulan
13. Nurhayati S
14. Pateemoh Baka
15. Ratna Ayu Budhiarti
16. Rosmala Dewi
17. Senny Suzan Alwasilah
18. Shaharah A. Wahab
19. Shirley Idris
20. Tirena Oktaviani
21. Titi Rumsiti
22. Vinny Soemantri



Rahim Puisi dilaunching pada hari Selasa 26 April 2016 di Aula Mandala Saba Unpas Banding. Puisi-puisinya tak hanya langsung dibacakan oleh penyair lokal Indonesia, tetapi dinacakan juga oleh tetamu penyair Singapura -Anie Din-, dan penyair Singapura -Pateemoh Baka"

Rabu, 27 April 2016

Pada hari Selasa, 26 April 2016 di Aula Mandala Saba Universitas Pasundan telah berlangsung deklarasi dan penandatanganan piagam ASEAN Women Writers Association yang disingkat AWWA.

Pembacaan deklarasi dikumandangkan oleh ketua AWWA chapter Indonesia, DR. Senny Suzan Al Wasilah. Sedangkan penandatanganan piagam didampingi juga oleh sekretarisnya, Enung Nurhayati.

Bersamaan dengan itu juga dilaunching sebuah buku, "Rahim Puisi Perempuan Penyair Lima Negara". Buku itu terlahir dari 22 perempuan penyair Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura.

Launching buku yang diresmikan oleh wakil rektor 1, DR. Jaja Suteja itu diteruskan dengan acara bedah buku oleh inohong Sunda, DR. Yayat Hendayana dan dari pakar pertelevisian yang juga sebagai pelaku sastra, Ewith Bahar.

Acara semakin meriah karena dihadiri banyak peserta yang bukan saja berasal dari sastrawan, ahli sastra, & akademisi lokal Bandung, melainkan dari luar kota, bahkan ada tetamu kehormatan dari negara Singapura dan Thailand Selatan.

Demikian, terbentuknya AWWA diharapkan bisa menjadi pion untuk para penulis perempuan ASEAN supaya lebih banyak berkarya.